Selasa, 16 Maret 2010

cara mengenali potensi dari multiple intelegency

Mengetahui Potensi dan Karakter diri merupakan faktor kunci dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan merupakan jalan bagi setiap individu untuk menuju kesuksesan. Dengan mengetahui hal tersebut akan sangat membantu individu menentukan dan memilih jurusan bidang studi dan mengembangkan individu sesuai dengan potensi dan karakter yang dimilikinya.

Saat ini telah dikembangkan metode untuk mengetahui potensi dan karakter diri setiap individu. Hanya dengan waktu 10 menit setiap individu akan mampu mengetahui karakter diri. Dengan mengetahui hal tersebut akan sangat membantu individu untuk menuju tangga kesuksesan. Metode ini akan menggali Multiple Intelligence yang dimiliki oleh setiap individu melalui Finger Print Analysis System (FPA).

Multiple Intelligence adalah suatu pengakuan bahwa setiap individu adalah cerdas, sekaligus juga memberikan informasi bahwa semua individu terlahir dengan kelebihan dan kekurangannya. Barang siap yang mampu mengenali potensinya maka peluang sukses akan menjadi lebih besar.Finger Print Analysis System (FPA) adalah suatu pendekatan analisa melalui sidik jari yang akan mengungkap Multiple Intelligence ++, dimana sidik jari adalah identitas yang membedakan antara individu satu dengan individu yang lainnya. Fakta membuktikan bahwa tidak ada sidik jari yang sama, sehingga pendekatan ini lebih akurat dalam menggambarkan potensi dan karakter seseorang.

Dengan menggunakan Finger Print Analysis System (FPA) tidak hanya dapat mengetahui karakter dasar individu namun dapat diketahui pula potensi inteligensinya, karakter, pola belajar, gaya kepemimpinan, cara memotivasi dan lain-lain. Dengan mengetahui Multiple Intelligence, kita dapat mengetahui dimana potensi terbesar kita dan cara pengembangannya. Cukup sekali saja tes ini dilakukan dan hasilnya khusus untuk diri anda sendiri karena yang kami amati dan analisa adalah sidik jari anda sendiri, karena sidik jari tidak akan berubah seumur hidup kita, ini adalah :

Investasi Sekali Seumur HidupYang diamati 10 tingkat kecerdasan majemuk :

1. Interpersonal Potential (menggambarkan kemampuan dalam membangun dan mengembangkanhubungan serta berinteraksi dengan orang lain/eksternal karakter).
2. Personal Management Potential (menggambarkan self manajemen individu, kemampuan memahamidiri sendiri/seperti disiplin diri, rasa harga diri, leadership dan lain-lain)- karakter internal.
3. Holistic Imagery Potential (kemampuan imajinasi dan berfikir kritis).
4. Reasoning Potential (pola fikir, logika matematika dan kemampuan mempertimbangkan masalahmelalui hubungan sebab akibat).
5. Physical Expression Potential (kemampuan mengekspresikan fikiran dan perasaannya dengan bahasatubuh dan kemampuan mengkoordinasikan gerak tubuh/seperti olah raga, menari, jelajah alam danlain-lain).
6. Dexterity Potential (kreatifitas tangan dengan pekerjaan yang melibatkan jari jemari seperti bermainpiano, mengetik, memasak, menganyam, melukis dan lain-lain).
7. Musical Potential (menggambarkan kemampuan sensitifitas dalam mengenali ritme, nada, melodi ataupola titi nada/pitch control, menyanyi atau bermain alat musik).
8. Verbal expression Potential (menggambarkan kemampuan dalam menggunakan bahasauntuk menyampaikan maksudnya seperti dalam hal public speaking, dongeng, mengajar dan lain-lain).
9. Visualization Potential (menggambarkan kemampuan dalam menuangkan ide secara visual sepertigaris, bentuk, warna, diagram dan lain-lain).
10. Classification Potential (menggambarkan kemampuan dalam mengenali, mengorganisasikan danmengklasifikasikan lingkungan sekitarnya).

Hal apa saja yang dapat diketahui dari Multiple Intelligence :
1. Karakter dan Potensi individu diidentifikasi berdasar Multiple Intelligence.
2. Tingakt kecerdasan dan dimana sebaiknya individu dikembangkan.
3. Tipe dan gaya belajar individu.
4. Leadership Style.
5. Spending Style.
6. Mengatur faktor yang menentukan tingkat ketahanan individu terhadap tekanan.
7. Kemampuan manajerial.

Selasa, 09 Februari 2010

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF DARI HANDPHONE

Dampak Positif
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.


Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak.
2. Efek radiasi.
3. Rawan terhadap tindak kejahatan.
4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
5. Pemborosan.

ARTIKEL DAMPAK MENGGUNAKAN HANDPHONE
Kehadiran telepon seluler (ponsel) atau Handphone telah merubah kehidupan manusia. Jarak selama ini dituding menjadi biang keladi kesulitan itu, tidak kuasa lagi menghalangi. Sebagian besar remaja zaman sekarang merasa dirinya sangat tergantung pada Handphone. Menurutnya, kehadiran ponsel sangat membantu kemudahan hidup, komunikasi. Tujuan kemudahan hidup itu pula yang memaksa dirinya memutuskan menggunakan ponsel beberapa tahun silam. Alasannya biar bisa berkomunikasi dengan mudah.
Sebagian besar para remaja mengatakan bahwa tujuan utama menggunakan ponsel adalah, “Sebagai alat komunikasi dan sebagai penyambung silaturahmi, sebagai hiburan, dan tidak menutup kemungkinan sebagai alat tambahan membantu dalam kelancaran berbisnis.”

Tak bisa dipungkiri lagi, bagi mereka yang hidup di perkotaan, di dunia modern yang menuntut segala sesuatunya serba cepat dan mudah, memiliki ponsel se¬perti sebuah keniscayaan. Celah ini tentu menjadi peluang besar para perusahaan komunikasi untuk merauk keuntungan. Mereka berlomba-lomba mengembangkan teknologi yang telah ada guna melahirkan produk-produk baru yang bakal mengisi pasar. Melalui inovasi-inovasi, mereka memaksa insan-insan perkotaan menambah kebutuhan hidupnya. Perkembangan teknologi tentu tidak mungkin mencapai kata sempurna dalam arti sesungguhnya. Oleh karena itu, tidak ada satu teknologi pun yang dikembangkan telah mencapai fase final. Inovasi-inovasi dan penemuan-penemuan berikutnya tetap mengikuti sebuah pencapaian yang telah ada. Proses pun terus berlanjut, mengikuti hasrat, nafsu, dan kebutuhan manusia.

Satu hal yang tidak dapat dihindari adalah teknologi pasti menghadirkan efek samping yang memengaruhi kehidupan manusia. Sekecil apa pun, teknologi pasti memiliki sifat “memaksa”, membuat manusia menjadi tergantung padanya.
  1. Mengganggu Perkembangan Anak :

    Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu remaja dalam menerima pelajaran di sekolah/di kampus. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ujian. Bermain game saat guru/dosen menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.

  2. Efek radiasi

    Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya remaja lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen.

  3. Rawan terhadap tindak kejahatan.

    Ingat, remaja dan pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat.

  4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku remaja.

    Jika tidak ada kontrol dari orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.

  5. Pemborosan

    Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan yang saja.

Selasa, 02 Februari 2010

IRIGASI

IRIGASI

Irigasi merupakan upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertaniannya. Dalam dunia modern saat ini sudah banyak model irigasi yang dapat dilakukan manusia. Pada zaman dahulu jika persediaan air melimpah karena tempat yang dekat dengan sungai atau sumber mata air, maka irigasi dilakukan dengan mangalirkan air tersebut ke lahan pertanian. Namun demikian irigasi juga biasa dilakukan dengan membawa air dengan menggunakan wadah kemudian menuangkan pada tanaman satu-persatu. Untuk irigasi dengan model seperti ini di Indonesia biasa disebut menyiram.
Sebagaimana telah diungkapkan, dalam dunia modern ini sudah banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan irigasi dan ini sudah berlangsung sejak Mesir Kuno

Rabu, 27 Januari 2010

Sukses Dalam Belajar

Sukses Dalam Belajar

Faktor Yang Mempengaruhi Kesuksesan Dalam Belajar :
Lingkungan Sekitar
  • Orang Tua
  • Guru
  • Teman

Sarana Belajar

  • Tersedianya Buku yang Berkualitas
  • Suasana Tempat Belajar
  • Alat Bantu: Komputer dan Koneksi Internet

Selasa, 26 Januari 2010

Cara Ingin Lulus Ujian Nasional

KIAT-KIAT INGIN LULUS UJIAN NASIONAL

1. BELAJAR LEBIH GIAT Menjelang Ujian Nasional, anda harus belajar ekstra ketat. Hal ini mengingat materi pelajaran relatif lebih banyak, mulai materi pelajaran kelas I sampai dengan kelas III sekolah menengah.
2. MEMBUAT PETA KEKUATAN Dalam hal ini anda harus mempunyai gambaran yang jelas mengenai kondisi diri sendiri. Memahami kekuatan atau kemampuan dan kelemahan yang dimiliki. Dalam materi pelajaran apa anda mengalami kesulitan untuk memahaminya. Apabila ada pelajaran yang kurang, maka belajarnya harus lebih keras lagi. Selain itu, harus memperbaiki cara belajar yang dilakukan selama ini. Anda harus mencari dan menemukan strategi belajar yang jitu, sehingga dapat belajar secara efektif dan efisien (berdaya guna dan berhasil guna). Tanpa adanya perubahan dan perbaikan cara atau kebiasaan belajar akan sulit untuk memahami materi palajaran.
3. MENJAGA KESEHATAN Kesehatan merupakan modal utama untuk melakukan aktivitas, termasuk belajar. Untuk itu, anda hendaknya selalu menjaga kesehatan, sehingga pada saat Ujian Nasional dalam kondisi fit, segar, dan sehat.

4. MENGHINDARI CARA-CARA YANG TERCELA Ada beberapa hal yang mesti dihindari sebelum dan selam Ujian Nasional. Misalnya mencari bocoran soal ujian, mencontek, dan lain-lain.
5. MENENANGKAN HATI DAN PIKIRAN
6. PANDAI-PANDAILAH MEMILIH SOAL
7. HATI-HATI DALAM MENGISI LEMBAR JAWABAN
8. MEMPERBANYAK DO’A Manusia hanya bisa merencanakan, Tuhanlah yang menentukan hasilnya. Manusia tidak berdaya tanpa pertolongan-Nya. Oleh karena itu, rajinlah berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar Ujian Nasional dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang memuaskan.